Jumat, 25 Maret 2016

THE INSPIRATION OF EUROPE

Europe?
siapa sih yang gak kepingin ke negara ini? tempatnya menara pisa berdiri dengan kemiringinnya yang khas. kota roma dengan keindahan yang tiada tara
siapa sih yang gk panas di kirimin cerita special seperti ini ?
dari sahabat seperjuangan yang lebih dulu menginjak Eropa
kau tahu, kau berhasil menamparku. aku sukses cemburu khajaarr...
mungkin memang, persepsi dengan orang kebanyakan, definisi cemburu itu berbeda tupoksi nya. tapi beginalah aku, yang "pencemburuan" dengan orang yang ambisius dan berhasil membuktikannya. salah satunya sepertimu
apalah aku, yang terlalu besar mulut, tapi tak besar langkah
terlalu lamban dengan zona yang itu itu aja. 
mendongak ke atas memang. tapi greget itu tak kunjung muncul seakan akan terhambat oleh sesuatu. dan aku menikmati hal itu. payah kann :D 
i'm proud of you  jarr.. 
makasih banget udah ngirim cerita HOT yang bikin adrenalin ku semakin menggebu gebu. hehehe. ini oleh oleh terbaik. dan bikin kerasukan haha
tunggu ceritaku. ntah tahun ini. tahun depan, atau tahun-tahun selanjutnya. in sya Allah
.
.

this is letter from khajjar, send by email 
.
.

Dear sahabatku
Wyda dan Lysa
Hai, gengs apa kabar? Kaget yaa tiba-tiba gue posting foto di Eropa!? Jangankan kalian, gue aja kaget, rasanya masih gak percaya beneran ada di tanah Eropa. Tapi yang perlu kalian tau, perjuangan gue menuju kesana itu gak tiba-tiba. Maaf juga untuk kejarangan komunikasi kita selama ini, karena kesibukan rutinitas kuliah setiap hari. Apalagi anak Biologi kan?



"kaggeettt banggett, You knoww.. aku sampai gk nyangka. about yu're picts, this is real or not, edited or original. so funny right? bad thinking. hehe. aku ingat, kamu pernah cerita beberapa bulan yang lalu sebelum kamu berangkat, kalau kamu mau go internationl. but i'm forget. negara mana yang kamu ceritakan waktu itu. kita mah apa atuh. emang aku patner sama si wida causes having the same route. keluar masuk Lab, mengamati manusia, hewan, tumbuhan, bakteri,dll. experiment. laporan. tapi gak sesibuk yang kamu bayangkan jar, tepis tuh pikiran. kita aja yang terlalu lamban. iya gk da?"



Jadi gue ke Eropa, tepatnya di Eropa Selatan, lebih tepatnya lagi di Ibukota Italy, Roma bukan sekedar pelesiran. Gue sebagai delegasi Unmul  untuk Harvard World Model United Nations (HWMUN). Mungkin kalian pernah denger Model United Nations (MUN), itu semacam simulasi sidang ala PBB, jadi setiap delegasi atau peserta hadir sebagai representasi suatu negara yang berperan sebagai diplomat dalam sebuah sidang komite PBB. Hampir seluruh Universitas di seluruh dunia bahkan di Indonesia sendiri, banyak yang  ngadain MUN, nah HWMUN itu yaa MUN juga cuma tingkat internasional yang diadain sama mahasiswa Harvard setiap tahun. Tahun lalu di Seoul lho, tahun depan denger-denger di Columbia, kali aja kalian berminat. Total delegasi Unmul ada tujuh orang, 5 mahasiswa sebagai delegasi dan 2 dosen sebagai Faculty Advisor. Acaranya sendiri ada 5 hari 14-18 Maret. 
(Baca di 
http://www.unmul.ac.id/read/news/2016/681/lima-mahasiswa-unmul-ini-ikuti-harvard-world-model-united-nations-.html)



"nah kan, kamu jadi delegasi unmul~~~ oke, becs we are study in the same college, so its so burrn me!. aku terlalu menganggap diriku sibuk dengan berbagai kegiatan di dalam dan diluar kelas. informasi pendafrtaran MUN pun tak sampai di telingaku. mungkin memang wajar sih, as yu're department of Innternational relation, tapi gk menutup kemungkinan kan kalau konsentrasiku juga bisa mengirimkan proyek? bisa banget. harusnya"


Lima kali sidang komite dan sisanya agenda –agenda yang lain kayak social event yang ke Vatican City ketemu Paus Francis, Global Village, kami pameran kerajinan khas Kaltim, sama Resolution Social Venture Challenge (RSVC) itu persentasi proyek social gitu. FYI kami masuk 19 besar loh. Proyek social kami ngangkat kebersihan untuk Sungai Karang Mumus gitu di Samarinda. (Baca selengkapnya di http://sketsaunmul.co/public/berita-kampus/mahasiswa-unmul-masuk-19-besar-proyek-sosial-internasional/baca)  sisanya party-party gak jelas gitu, dan kami gak ikut sama sekali untuk party, karena tiap malam pasti kecapean di komite seharian dan pulang pergi jalan kaki.


"proyek mu saja berbasis lingkungan. baiknya as student of Biology, harusnya aku peka dengan hal ini. iya kan wida?. kita sih lebih tepatnya"


Untuk proses kenapa gue bisa ikut MUN sendiri, apalagi yang sekelas Harvard kayak gini, gak ada yang special sih. Prosesnya dimulai ditahun 2015. Gue di ajakin sama dua temen gue (itu di bulan September), jadi yaa mereka berdua foundernya. Dan mereka berdua emang freak banget dikelas, study oriented tulen dan ambisius gila. Makanya bener kalo siapa kita itu tergantung dengan siapa kita berteman. Jadi mereka rekrut gue, dan gue langsung terima (siapa yang gak mau coba) kemudian ngajak dua temen gue lainya.
Kita daftar di bulan November, itu sudah gelombang kedua, karena saat registrasi kita sudah harus bayar, dan kami nungggu beasiswa PPA cair dulu. Untungnya kita belima dapet beasiswa itu. Gue lupa berapa dolar pendaftranya, yang jelas sekitar 3jt rupiah.



"semoga aku cepet cepet nyusul ke negara impianku karena berteman dengan kamu. heheh"



Semua proses registrasi dan representasi negara dan segala keperluan MUN lainya di ururs via internet, manajemen web mereka emang keren banget. Sementara itu delegasi gue sepanjang September-H-1 keberangkatan masih terus nyebar proposal dan cari dana. Dan kalian tau apa cobaan terbesar gue di tengah jalan? Tepat pada hari sumpah pemuda, 28 Oktober 2015, gue kemalingan di rumah. Laptop dan tas kuliah gue raib digondol maling. Padahal laptop gue baru beli di bulan Januari yang gue beli pake duit beasiswa, gak cukup sampai disitu, paspor gue ada didalam tas, kebayang nggak gue bisa gagal berangkat karena gak punya paspor.  



"iyyaa, kamu cerita sama aku waktu itu, inget banget pas kita ketemu di jalan. trus aku mau bulik ke balikpapan. kamu kemalingan pas lagi nyenyak tertidur dirumak pak le' mu. malingnya masuk lewat pintu dapur. and i'm schock when yu telling me. paspor mu yang juga ludes alias semua isi tas (diangkat sama tas-tasnya), padahal kamu baru aja ngurus paspor. Masya Allah"



Cuma ada temen yang membesarkan hati sih, Tuhan kan pasti membalas yang lebih baik, mungkin ini pertaruhan untuk keberangkatan gue ke Roma, lagian sejak gue ikut bedah bukunya Tere Liye di tahun 2014, gue sadar banget makna kehilangan. Bahwa kehilangan menyadarkan kita tak ada satupun yang kita miliki di dunia ini. Semua titipan.
Gue emang ambisius, tapi mudah legowo. But, bukan berarti berhenti berusaha, gue tetap ngurus paspor gue yang hilang ke kantor imigrasi, dan itu ribet banget gila., Dengan ancaman paspor gue gak bisa diterbitkan atau ditangguhkan enam bulan plus udah nangis-nangis di kantor polisi akhirnya dari November gue ngurus, Januari paspor gue bisa keluar.



"Alhamdulillah, paspornya bisa terurus, walau pun kamu juga cerita kalau bakalan susah di terbitkan karena masih paspor baru ceritanya. kug cepet banget hilang. and i'm just taps yu're shoulder that time. sabar in sya Allah ada hikmah di balik semua ini. dan Allah benar-benar membuktikan kuasanya"



22 Januari kami ngurus visa ke Jakarta, Alhamdulillah gue dapet beasiswa kaltim Cemerlang, itu yang gue pake buat ngurus visa ke Jakarta (gitu enaknya kuliah di Kaltim Da). Kami bikin visa Schengen, artinya visa kami berlaku untuk memasuki seluruh negara di Eropa (yang meratifikasi perjanjian Schengen, karena gak semua negara meratifikasi itu contohnya Inggris). Biaya visanya  itu 90 Euro, hitung sendiri dikali 15 ribu rupiah, belum tiket pp Bpp-Jkt. Jadi untuk meminimalisir estimasi biaya, kita sehari aja di Jkt. Berangkat jam 6 pagi pulang jam 6 sore. Bayangin gue baru pertamakali ke ibukota negara kita, dan lari-lari dikejar waktu buat ngurus visa dalam sehari.
Dan persyaratan ngurus visa itu ribet banget. Kita harus memenuhi persyaratanya dengan rinci. Kayak dinegara yang kita tuju kita mau ngapain, harus sudah punya bukti booking tiket pesawat dan hotel, harus punya asuransi, rekening tabungan lo berapa dan lain-lain. Untungnya kami punya invitation delegasi dari panitia kan, jadi kami daftar visa undangan resmi, bukan sebagai turis.
Setelah pendaftrana visa, kita harus nunggu 2 minggu buat tahu visa kita disetujui atau nggak. Dan itu kemungkinanya fifty-fifty. Jadi kalau visa kami ditolak yaa, mau gak mau kami gagal berangkat dan biaya kurang lebih 3jt buat ngurus visa hangus gitu aja. Itu kejamnya ngurus visa, gila kan?!
Tapi Alhamdulillah banget visa kami bertujuh akhirnya diterima, dan ternyata bentuknya visa itu, seumur-umur gue baru tau, itu semacam sticker selebar sedikit lebih besar dari KTP yang ditempel didalam lembaran paspor kita.


"aku belum pernah ngrus gini ginian, ntar kamu yang jadi pemandu ku yaa, ajarin aku hehe"


Akhirnya tanggal 10 Maret kita berangkat menuju Roma, penerbangan dari Singapore-Roma transit dua kali di Colombo, Srilanka (nanti gue kasih postcard Srilanka yaa) dan Dubai. Bayangin guys, Dubai. Kalian inget nggak, pas kelas XI atau XII Ustadzah Irma pernah nanya, kita pengen kemana dan mau ngapain di negara tujuan kita? Pas pelajaran bahasa inggris. Waktu itu gue jawab, gue pengen ke Dubai karna mall termegah di dunia ada disana. Dan akhirnya gue beneran ke Dubai, walaupun Cuma di bandaranya aja, at least itu juga Dubai.
Kami naik Emirates, jangan tanya tiketnya berapa, bisa sekali ibadah umrah ke Mekah. Dan jangan kira juga kami banyak duit. Uang sponsor itu gak seberapa dan uang dari kampus belum bisa cair sebelum ada LPJ. Tapi mahalnya tiket pesawat kebayar sih sama fasilitasnya. Gue kira kan gue bakal bosen banget 6 jam perjalanan didalam pesawat. 2 jam Balikpapan-Jakarta aja gue kedinginan dalam pesawat.



"beneran aku tunggu yee postcard srilangkanya. ehm bu irma nanya? kapan yak? lupa dah, pernah memang sih keknya. aku cuma ingat muka ambisius mu kalo ngomong masalah dream, bukan muka biasa.

haha. uang dari kampus memang gak bakal cair kalo belum ada LPJ. lah gimana toh, wong LPJ bisa di buat kalau kegiatannya sudah terlakasana. jadi harus terseok2 cari dana buat nutupin. but i'm proud of yuu (again) yu're so grreatfulllll. dana yang di cari gk kecil loh. sugoiii~"


 Tapi ternyata geng, penerbangan luar negeri itu asyik banget. Betah banget gue dalam pesawat. Setiap kursi ada bantal, selimut, headset plus monitor didepan kursi, bisa nonton film, main game dan dengerin music. Yang paling asyik, dapat makan. Kalo ngelewatin tiga kali waktu makan yaa lo dapet ketiganya, breakfast, lunch and dinner. Belum lagi mau ngemil apapun. Amazingnya lagi nuansa internasionalnya kerasa banget kan, cause everyone are speaking in English. Dan kebayang nggak di atas pesawat, kita itu ngelewatin Samudera Hindia, Pegunungan Everest, atau Bukit Sahara? Fa idha irobikumma tukaddhiban.



" mantep. kamu bisa melihat semua yang hanya bisa aku lihat lewat film dan gambar. cool!. oia aku perbaikin ya jar, benernya Fabiayyi ala irobikumaa tukadziban :) . its oke hehe"



Dan karena naik pesawat Arab, jadi ada dua bahasa arab dan English, sebelum terbang biasanya sang pilot juga selalu baca doa atau ayat al-quran. Allahuakbar. Yah walaupun pramugarinya gak berjilbab hehe.


"pasti kamu, heboh lebay"


Kami sampai di Eropa Sabtu siang 12 Maret, sedangkan conference baru hari senin. Jadi kami punya waktu 2 hari buat adaptasi, hapal jalan, dan jalan-jalan, haha. Minggunya, kami ke Coloseum, itudah yang gue posting pake jaket Kaizen. Kami tinggal di Hostel, jadi satu kamar muat kami bertujuh, kayak asrama gitu. Ada 8 bed dalam satu kamar. Untuk transportasi selama disana kami beli tiket yang disediain panitia, 30 dolar selama 5 hari untuk semua transportasi umum. Bus, metro, train, dan trem. Apa bedanya? Kalo metro itu kereta bawah tanah, kalo train, kereta api kayak di Indonesia, dan trem itu kereta listrik, ada jalurnya sendiri di atas jalan aspal. Itu asyiknya di Eropa, semua serba dinamis dan cepat, include transportasinya. Gue naik metro aja cepet banget, gimana rasanya naik Shinkanshen yaa,



"ntr, aku yang ajak kamu naik shinkansen. trus kita pake almamater kaizen. wkwk. amin amin"



Terus, hari pertama conference. Baru registrasi, dan opening ceremony. Kalian tau berapa peserta dari seluruh dunia? 2.400 delegasi dari seluruh dunia dengan representasi sebagai negar-negara anggota perwakilan PBB. Delegasi kami sendiri dapat representasi negera Dominica, sebuah negara persemakmuran Inggris di Kepulauan Karibia dan Amerika Latin. Kami terbagi ke dalam 2 council dan 3 committee. 2 orang di Disarmamen and International Security Committee (DISEC) di General Assembly, 2 orang di World Conference on Women dan 1 orang di Community of Latin America and Carribean State (CELAC)  di Economic and Social Council and Regional Bodies (ECOSOC). Gue world Conference On Women.



"speachlees...... "


Seru banget loo ketemu sama mahasiswa dari berbagai belahan dunia. Gue kira kan gue bakal terintimidasi sama mereka, karna mereka pasti bukan mahasiswa biasa. Mahasiswa yang ikut MUN itu terkenal adalah mahasiswa yang pinter, kaya, dan ambisius. Tapi ternyata nggak loh, mereka semua, semua. Ramah banget gila. Kita saling kenalan, basa-basi asal negara, and always find something interesting in each chat. Kayak kenalan gue dari Jerman, namanya Jam, dia ternyata bisa bahasa Indonesia karna pernah 4 bulan ikut short interchange di Universitas Udayana, Bali. Dan dia datang sebagai delegasi bareng pacarnya, so sweet gila.



"iyya so sweet, gak kayak kamu, jombloo, wek wek wek. kidding jar. same aja kita haha"


Lebih seru lagi kami ketemu beberapa mahasiswa Indonesia yang kuliah di luar negeri. Contohnya Kevin Muchtar, dia dari Jakarta dan lagi kuliah di Skotlandia, ikut MUN sebagai single delegate. Artinya tanpa tim. Gak seperti kami.
Sebenarnya kami merasa terintimidasi malah sama mahasiswa dari Indonesia sendiri. Terutama yang dari UI,Unpad, sama Undip. Gila kan jangan sampe kita kalah pintar dari mereka, walaupun unfortunately yes. Pantas aja sih sebenarnya, mereka sudah sering latihan karena di kampus mereka MUN sudah jadi UKM. Bahkan mereka juga ngadain MUN di univ mereka. Lah Unmul? Bisa berangkat aja mah udah syukur.



"we are defferent from that university at java (y). wajar"



Selama sidang dalam komite berjalan lancar sih, Cuma gue pribadi agak kesusahan memang dalam memahami isi sidang. Pertama karena semua orang ngomongnya cepet banget, apalagi di unmoderate caucus, gue harus ekstra fokus buat mahamin apa yang merka maksud. Dan pas nyusun working paper sama draft resolution, itu kita kayak nyusun pasal dalam sebuah perjanjian. Karena harus pake bahasa inggris yang formal banget, kayak addressed, calling for, affirming, dll.
But, so far gue nikmatin sih. Karena itu pengalaman baru buat gue.


"mungkin, kalo aku bakalan melongo jarr haha"


Yang paling berkesan diluar konferensi itu, dihari terakhir habis closing ceremony, Jumat 18 maret kami bareng seluruh delegasi dari Indonesia berkunjung  ke KBRI di Roma. Gila disitu, suasana cair banget. Kita semua jadi kayak acaraan keluarga besar dihari lebaran. Semua delegasi Indonesia yang sebelumnya agak gak ramah dan sedikit mengintimidasi dengan kepintaran mereka selama conference juga tiba-tiba berubah jadi akrab banget. Dan yang palin special, gua jadi perwakilan dari delegasi unmul yang ngomong lo didepan KBRI.
Itu karena kebetulan, sebelum sesi ramah tamah di KBRI, kami kan pada sholat di musholanya. Terus gue ketemu beberapa bapak-bapak yang baru selesai sholat, dan ngobrol-ngobrol sedikit. Ada salah satu bapak yang sempet ngobrol akrab sama gue, dan gue gak mungkin nanya kan “bapak apa jabatanya disini?” pas dia Dubesnya kan mati gue. Jadi yaa ngobrol aja terus. Kemudian beliau duluan naik, dan gue baru mau sholat.
Pas masuk ke ruang KBRI untuk sesi ramah tamah itu, kaget gue ternyata bapak yang ketemu di musholla itu ternyata Wakil Dubes KBRI, Pak Des Alwi namanya, dia yang nyambut kedatangan kami. Jadi pas dia ngasih kesempatan setiap perwakilan universitas buat ngomong, dia nunjuk gue. How luck of me.









"Subhanallah, sumpeehh.. kereen banget jarrr. kamu dari dulu emang hobby nyerocos aja orangnya. whathever kenal atau gak. nah kan, sekarang ternyta bakat nyerocos mu mebuahkan hasil. awsome!"



Habis itu makan-makan, menunya mie ayam. Daebakk, gue gak tau darimana itu dapat bumbu bisa bikin mie ayam di Eropa. Dan gue rasa itu mie ayam yang paling enak yang pernah gue makan.

"ah, kamu membuatku lapar. kamu gk nanya kokinya kah? ramuan apa yang mereka pake. biar bisa di terapkan di Indonesia. kita buka restoran, wkwk. mungkin banyak yang minat. is't true right?"



Besoknya, Sabtu 19 Maret, kami berangkat ke Jenewa, Swiss. Kan rugi ke Eropa, punya visa Schengen tapi gak kemana-mana. Jadi kami putuskan untuk ke Eropa karena banyak kantor-kantor perwakilan PBB disana. Perjalanan Roma-Jenewa bisa di tempuh by train atau pesawat. Kami naik pesawat. Gak ada yg istimewa sih di jenewa, kami Cuma semalam dan foto-foto didepan markas besar PBB, kantor UNHCR sama Red Cross.
Terus balik ke Italy, sempat tidur semalam lagi dan balik ke Indonesia Senin 21 Maret. 2 hari perjalanan yang sama. Roma-Dubai-Singapore-Jakarta-Balikpapan dan touch down di Samarinda Rabu malam.
Selesai.



"seakan aku ikut menikmati perjalanan bersamamu" 



Maaf yaa panjang, abis gue gak tau kalau cerita harus mulai dari mana. Dan kalian kan tau, gue kan emang seneng kalo disuruh cerita. Lagian kalo ini cerita langsung, lisan, pasti gak nyampe 30 menit kok. Hehe



"weehh mb vro,.. atur jadwal. aku pengen ketemu. aku yakin bangeetttt. kalau mash banyak cerita yang belum tersampaikaaan. sekalian mau ambil postcard haha"



Maaf yaa telat ngirim. Padahal cerita ini udah gue ketik saat perjalanan pulang dari Dubai.
Semoga jadi motivasi semangat kalian yaa. Dan semoga kalian juga berkesempatan mengunjungi negara yang kalian inginkan.


"aminnn.ini motivasi yang menampar jar. thnkyyuu so much buat cerita specialnya. hehe"

Keep in touch on FB,Line or Instagram yaa.
Bye
Best,


Khajjar Rohmah

" wida udah ngepost di IG, jadi blog juga bolehh yaaaa :D"

loveeee yaaa~~~




Selasa, 30 Desember 2014

EVALUASI 2014

Aku memulai tulisan ini, tepat pada tanggal 31 Desember 2014
di saat matahari berada 60 derajat dari permukaan bumi
hari Rabu, pukul 10:11,

setelah kulipat sajadahku dan menikmati tetramnya waktu dhuha,
aku melirik target ku..
Target yang ku tulis tanggal 1 Januari 2014 lalu, persis setelah 2013 beranjak pergi
target yang ku tulis dengan spidol besar-besar
target yang ku tulis di atas karton berwarna putih
target yang ku tempel di dinding kamarku
target yang ku tulis dengan penuh kesungguhan untuk mencapainya, satu per satu

hemm :)
aku tersenyum
13 TARGET UTAMA 2014 itu, sebentar lagi akan berakhir masanya
tinggal menunggu dentingan jam, yang bergerak perlahan detik demi detik
yupp.. sebentar lagi, target target itu akan ku turunkan dan ku ganti dengan target yang baru

Uppsss... !!?
'Hanya' 13 Target ??!!

Gengss.. itu target UTAMA
13 Target BESAR yang memiliki buanyak anak, cucu, cicit, cucut, bahkan cecet
bukan 13 target biasa, BUKAN

13 Target?
apakah berhasil kucapai semua?
hoho... sayangnya Tidak.
entahh...
diriku yang begitu payah dan lamban,
atau waktu yang selalu berkata "Belum saatnya"

dari ke-13 target utama itu,
hanya 6 yang berhasil ku raih
hanya 6 yang berhasil ku coret
hanya 6 yang berhasil membuat menangis sesegukan

hahay.. "hanya" 6 ??!!
dikit yaak? :D
kau tau kawan?
6 target itu, sungguh tak mudah bagiku
mimpi-mimpi yang berusaha kuraih dengan keringat tetes demi tetes
melawan musuh yang paling memuakkan di dunia #malas
memecah batu yang selalu menjadi penghalang
membangun mental bekal keberanian
berdiri tegak di tengah-tengah hiruk pikuk jebakan dunia
itu ssaanngat sulit..

hemm.. belom separoh ya? :p
masih ada delapan target lagi yang menunggu :)
ahhh.. betapa sedihnya melihat mimpi-mimpi itu belum tercoret seperti yang kuinginkan 12 bulan yang lalu
tapi, ada 1 diantaranya, yang sebenarnya "sebentar lagi" berada dalam gengamanku
namun, Allah berkata lain, "Belum saatnya lisa, bersabarlah"
sebutlah "ada sesuatu yang sangat penting, mendesak, dan lebih membutuhkanku saat itu"
Bundaku tersayang..
Ummiku tercinta..
jatuh sakit dan akan menjalani operasi
"Mioma uteri" kata dokter
ssalah satu penyakit serviks yang sangat di takuti di kalangan perempuan
dan..
aku lebih memilih dirinya
menemaninya
menjaganya
kemudian,
bagaimna dengan mimpiku yang sudah di ambang pintu itu?
hehe, dia kulepas sementara, biarlahh,,.
toh, aku masih bisa meraihnya di lain waktu bukan? :) in sya Allah
aku yakin, Sang Maha Kuasa pasti memilki rencana yang lebih indah

oke, kembali ke persoalan target
"Hanya" 6 ??!!
haha.. kau tawu kawan ?
karena ke-6 target itu, sungguh banyak sekali mimpi-mimpi kecil yang berhasil kuraih
berpuluh-puluh bahkan beratus-ratus
satu per satu datang dan duduk teratur dalam gengamanku
Alhamdulillah, aku sangat bersyukur
walaupun "Belum" tercapai target kesemuanya itu, sudah banyyaak sekali ceritta "Suka-duka Meraih Cita" dalam catatan memoriku
tak bisa ku bayangkan.
jika kesemua 13 target itu, berhasil kuraih, pasti banyak sekali cerita dan kisah
cerita yang akan tersimpan dalam memori sepak terjangku

Kawan...
Doakan aku, agar ke-delapan target yang "belum" ku raih di tahun ini, semoga bisa ku genggam di tahun berikutanya bersama target danmimpi mimpi yang baru. aminn

sekarang..
tulislah kawan
tulislah target yang akan kau raih di tahun 2015 nannti
tepat pada tanggal 1 Januari 2015, tempellah dia di dinding kamarmu
agar ada semangat dalam dirimu,
karena jika engkau malas, maka pandanglah target itu
target mu untuk masa depanmu
buatlah cerita
dan banggakan mereka #ayahibu


jangan lupa,.
dalam mencapai itu semua,
barengilah dengan ibadah kepada-Nya
kan lucu ya? , kalo sibuk menggengam dunia tanpa peduli dengan akhirat? :p

how abot me?
yahh.. aku punya jadwal "Diniyah activity" didinding kamarku
yang bisa mengontrol kegiatan sehari hariku
karena tak hanya dunia yang ku kejar,
aku juga punya tanggung jawab besar di akhirat

dannn...
buatlah catatan catatan kecil pengingat tugas dan amanah-amanah yang di berikan kepadamu,
Lau, kerjakanlah..! biasakan, jangan suka menunda ! hargai waktumu, 360 hari itu, se ben tar !!!


susunlah jadwal kegiatanmu pada time schedule bulanan,
agar tertata rapi dan masalh waktu bisa di minimalisasi


jangan lupa,
kamu wajiib punya kalender !
kalender itu penting untuk mengatur jadwal keeseharianmu,
terserah, kalender buatan sendiri, ato kalender yang di beli di toko
(tapi, kalo aku sih, lebih suka yang di buat sendiri, lebih kawai (imut.red) :D )


brosur-brosur lomba, beasiswa dan kerja part time, juga tempellah di kamarmu
apa salhnya menjadi seorang pemburu beasiswa ?! ^_^
#Huntingschollarship

Berjuanglah sobat..
Raih mimpi,.
Doakan dirimu, dan doakan diriku (hehe :D )
jangan takut membuat target
jangan takut menulis mimpi
target besar dengan mimpi yang besar !

<3 Ganbatte Kudasai <3
^_^

created by: Lysa_syammar

Minggu, 28 Desember 2014

NOSTALGIA

Di Sekolah,
3 kali masuk ruang BK (Bimbingan Konseling)
2 kali kena Skors
berkali kali nangisin guru
berkali kali buat guru ogah masuk kelas
berkali kali terlambat
Hobi tidur dikelas (rebah di meja ato selonjoran di lantai dan akan bangun jika sang guru sudah mengatakan "ya.. cukup sekian pelajaran kita hari ini.. blb bla bla")
nyaris naik kelas bersyarat

Di asrama,
selalu buat onar
suka buat ribut d musholah
nama selalu nongorong di cacatan pelanggaran jasus
hobi tidur pagi
malas kerja lokasi
hobi makan di kamar
jadi kelelawar di malam hari (keliling mutarin asrama sama gengs)
suka gk setuju sama peraturan peraturan asrama
makan di dapur umum bukan jam makan (lapar mendadak tengah malam)
punya jalan rahasia buat masuk kamar lemari buat ambil snack d lemari kalo lagi lembur, eitss.. gw gak nyolong ya... )
suka masbuk solat jamaah
hobi nongkring di PM (Pinggir Empang)
hobi nyembuiin parfum, novel, komik, ex-box musik, Hp (kadang2)

kalo ingat ini, rasanya lucu, sedih, senang, jengkel, dan selalu marah pada diri sendiri
diriku yg begittu nakal dan mucil
diriku yang begitu kusam dan buram
diriku yang begitu jahat dan licik
diriku yang begitu kasar dan kurang ajar
diriku yang begitu tuli dengan semua nasihat
diriku yang begitu masa bodoh dengan peraturan
diriku yang begitu gak peka dengan suasana hati guru
diriku yang begitu malas dengan semua keadaan

tapi, entah mengapa walaupun begitu
prestasiku di sekolah juga bukan termsuk terbelakang

3 kali terpilih mengikuti lomba Olimpiade se-kaltim, se-indonesia (walaupun gak pernah juara :D )
selalu di pilih guru2 kalo saja ada pelatihan TIK se-kota balikpapan
terpilih menjadi "Queen Of Vocab" periode 2012
memegang beasiswa berprestasi 
nilai raport yang selalu rata2 delapan dan sembilan
menjadi pemikir Utama, majalah perdana di sekolah "REMINIV" (Remaja Islam Inovatif dan Kreativ)
menjadi Pengurus OSIS 2011-2013
peringkat kelas selalu dalam lingkup 5 besar (2,4,5) itupun dapat jatah rangking 5, karena waktu itu diriku menjadi korban stalker di dumay
setoran hafaln yang gk pernah ketinggalan (walupun kalo lagi lupa, ngintip al-quran dan hadist arbain dikit-dikt :D) 







aneh,
cukup lama aku tersadar dengan semua kejahilanku,
saat detik2 terakhir pengumuman kelulusan

aku yakin,diriku sudah pasti lulus dalam UN ini (melihat eksperesi guru2, jadi buka togo ya...)
tapi, tetap saja saat aku menerima amplop kelulusan itu, diriku berurai air mata
tak henti mengalir bak air terjun di bantimurung (lebayy ..)
aku menangis bukan karena "Waahhh AKU LULUS....!!!!"
bukan
bukan
tapi karena, aku tersadar
betapa JAHAT nya diriku kepada lingkungan ku, orang2 di sekitarku yang terus berusaha membimbingku agar berhasil dan Lulus tepat waktu
guru guru ku, ustazah ustazah ku yang terus memberiku ilmu dan pengetahuan
tak peduli diriku yang begitu mucil badai
teman-temanku, yang selalu bersamaku dalam kejahilan (jadi aku gk nakal sendiri ya)
teman-temanku yang selalu bersamaku dalam suka duka di asarma (penjara suci.red)
teman-temanku yang selau kucintai dan ku sayangi
sekolahku, Madrasah Aliyah Raadhiyatan mardhiyah Putri Balikpapan

heftt..
hanya wakktu yang melenyapakan segalanya
ahh.. walaupun lenyap memorinya akan trus menjdai sejarah dan pelajaran berharga

kalian pasti berfikir,
"ni cewek nakal bingit sih"
ahh.. kalian,
kek gak pernah aja ngerasain masa2 pubertas
masa2 gk mau di atur
masa2 gak mau di kekang
masa2 menjadi bocah petualang

oke, sekarang saatnya MOVE ON!!!

aku yang sekarang, 
menomor satukan ibadah kepada-Nya
aku yang sekarang,
sudah paham, sulit pekiknya menjadi seorang guru
aku yang sekarang,
tak lagi bersikap seperti masa2 pubertas itu dulu
aku yang sekarang,
sudah sedikit berfikir lebih dewasa
aku yang sekarang,
sudah menjadi pribadi anggun nan bersahaja
aku yang sekarang,
sangat mengharagai peraturan

(hahaha.. pedenya :D)
yahhh...di aminin aja :) AMMIINNNNNNNNNN

saat ini aku telah duduk di bangku kuliah
FKIP Biologi Universitas Mulawarman, samarinda
bertahan di tengah2 hiruk pikuk dunia luar 
dengan jilbab lebar berkibar kibar :D
alhamdulillah, masih memegang full schoolarship 4 tahun
IP > 3,7
menjadi pengurus inti Himpunan Mahasiswa pend. BIOLOGI
bulan Juni kemarin, cuss ke Jawa buat studi Banding ke Univ2 lain


buat sobat2 sekalian
jangan muciil kek aku yaa..
karena aku tahu kalian lebih mucil dari pada aku :p

berperestasilah, gengam cita cita
bersikaplah, buat pekerti yang luhur
berprestasilah, buat ortu bahagia
bersikapalah, tunjukkan kepribadianmu

Jumat, 11 Juli 2014

KENAPA ISRAEL TAKUT DENGAN PENGHAFAL AL-QUR'AN ?

ane nemu di beranda google+ , ad yng ngepos berita yng seperti ini :

KENAPA ISRAEL TAKUT DENGAN PENGHAFAL AL-QUR'AN ?


Banyak dari kita yang mempertanyakan kenapa Israel tega menghabisi nyawa anak-anak Palestina? Ada yang bilang memang tabiat Israel yang kejam dan biadab, ada juga yang bilang Israel takut akan pertumbuhan anak-anak Palestina. Karena anak-anak yang terlahir adalah generasi masa datang yang gemilang. Mungkin pendapat yang kedua ada benarnya dan masuk akal juga.

Berikut ini akan dijelaskan mengapa Israel menjadikan anak-anak Palestina sebagai target operasi mereka selain kelompok HAMAS tentunya.

Pada penyerangan Israel terhadap Palestina pada Desember 2008 yang bertepatan dengan bulan suci Ramadhan tahun 1429 H, pimpinan HAMAS Ismail Haniyah melantik sekitar 3500 anak-anak Palestina yang telah hafal Al-Qur’an. Dan ternyata anak-anak yang sudah hafal 30 juz Al-Quran ini menjadi sumber ketakutan Zionis Yahudi.

“Jika dalam usia semuda itu mereka sudah menguasai Al-Quran, bayangkan 20 tahun lagi mereka akan jadi seperti apa?” Demikian pemikiran yang berkembang di dalam pikiran orang-orang Yahudi.

Tidak heran jika-anak Palestina menjadi para penghafal Al-Quran. Kondisi Gaza yang diblokade dari segala arah oleh Israel, menjadikan mereka terus intens berinteraksi dengan Al-Qur’an. Tidak ada main Play Station atau game bagi mereka.

Namun kondisi tersebut memacu mereka untuk menjadi para penghafal Al-Quran yang masih begitu belia. Dan pada saat itu, karena ketakutan Zionis Yahudi, sekitar 500 bocah penghafal Quran itu telah syahid.

Itulah sebagian alasan mengapa HAMAS memberlakukan syarat-syarat yang amat berat untuk menjadi anggota mereka, diantaranya Hafidz Al-Qur’an dan tidak pernah meninggalkan shalat fardhu terutama shalat subuh.

Teringat sejarah emas tentang kejayaan Islam di masa kekhalifahan dahulu. Dan rahasia besar yang perlu dicatat dalam masa itu adalah umat Islam tidak pernah jauh dengan Al-Quran, tidak pernah melepaskan hadits Rasulullah saw menjadi pedoman. Seperti dalam sebuah hadits Rasulullah Saw. pernah bersabda.

“Telah kutinggalkan untuk kalian dua hal. Jika kalian berpegang teguh dengan keduanya, maka kalian tidak akan pernah sesat, yaitu Kitab Allah dan Sunnah Nabi-Nya” (HR. Malik).

Perang panjang dengan Yahudi akan berlanjut entah sampai berapa generasi lagi. Ini cuma masalah giliran. Sekarang Palestina dan besok bisa jadi Indonesia. Apa yang telah dilakukan pemerintah Indonesia untuk membina generasi penerus bangsa?

Belajarlah dari Palestina, walaupun mereka dikurung oleh penjajahan Zionis, nyawa mereka terancam setiap saat, setiap menit bahkan setiap detik, tapi itu semua tidak menyurutkan niat mereka untuk dekat dengan Sang Khalik dan mendalami lebih dalam dan lebih jauh tentang Agama Islam.

Israel memang unggul dalam segi jumlah pasukan dan perlengkapan tempur yang berteknologi paling tinggi. Tapi rakyat Palestina memiliki semangat juang yang tinggi, mereka berani mati demi kebebasan mereka, anak cucu mereka. Mendapat syahid dengan janji bertemu Rabb dengan leluasa tanpa tabir apapun



#prayforgaza #gaza #palestine
http://www.markasaudio.com/audio-mobil/power-amplifier-4-channel

Sabtu, 17 Mei 2014

Insektarium dan awetan Basah

Kelompok Ku :D
Awetan Basah

Laporan dan Insectarium




Praktikum


Bersama kawan kawan seperjuangan di universitas Mulawarman Usai Prktikum


" Ya Allah, sesungguhnya aku menitipkan kepadamu apa yang telah ku baca dari-Mu maka kembalikan kepadaku, ketika kau membutuhkannya"

jatuh cinta pada ilmu??
yaack.. pengen banget ngerasain yang namanya KETAGIHAN BELAJAR

adanya kita malah bosan sama yang namanya belajar
cepat bgt sampe ke tahap jenuh..
sebenarnya tuh hanya alasan sob.. suer yakin deh.. sumpeh benarr..
gk !! gk salah lagii..

lok mau nambah2 semangat belajar, coba baca aja buku2 yang emng bikin motivasi banget buat belajar
kek "Belajar selezat coklat" , "jangan belajar kalau gk tawu caranya"
jamin bikin semngat baru buat belajar
sesuai dengan tipe kita masing2 kita jadi bisa mengenali cara belajar kita sendiri
gk perlu niru niru cara belajar orang laen yang sebnarnya itu sangat gk cocok buat kepribadian kita,. kn tipe orang beda beda kawan, ada visual, kinestetik, auditori, dll

ya udah.. itu saran aja, lok sulit cari bukunya,.
segera buka link link yang selalu tersedia 24 jam buat menuhin kebutuhan sob sob semua..

oke, itu aja dulu dari ane,
lagi banyak tugas nih laporan betumpuk,, hehe
see yu :* sayonara~~




Sabtu, 16 November 2013

KULIAHH !!???? trus, gwa musti bilng WOWW gitu ??




Memang apa sih kerennya jadi mahasiswa? Kamu pikir kamu keren kalau jadi mahasiswa? Dengan jas almamater yang heroik kamu jadi bisa kembali ke sekolah kamu dan berkata, “saya sekarang mahasiswa UNMUL loh” atau “ini nih lihat almamater kuning  gw”.
Okey, itu memang salah satu bagian menyenangkan yang bisa dibanggakan, tapi kalo udah bangga, kamu mau apa? Apa yang kamu dapatkan dari kebanggaan tersebut?
‘seneng aja’
‘kepuasaan batin’
‘yah keren aja sih’
Ada lagi kah ?
Kamu udah yakin dengan pilihan jurusan dan kampus kamu? Sudah sesuai dengan panggilan jiwa belum? Atau kamui masih bohong sama diri kamu?
‘iya saya sudah yakin kok sama pilihan saya’
‘ah masa sih?, yakin? Itu kok muka masih belum pede tampaknya’
‘ya dibuat yakin dong, kan sudah keterima’
‘bener nih gak nyesel?’
‘emang ada pilihan lain kah?’
Kamu sudah jadi mahasiswa nih sekarang, lalu kamu mau jadikan titel kamu nanti untuk apa? Mau dijadikan apa titel yang kamu raih?
Bagaimanapun caranya, itulah yang perlu kita sama-sama pikirkan. Bahwa kamu jadi mahasiswa itu tidak mudah dan tidak bisa asal-asalan. Kamu perlu tanya ke diri kamu, “saya mau berkontribusi apa selama jadi mahasiswa dan setelah lulus untuk negeri ini?
Karena kuliah kamu bukan hanya menyangkut diri kamu, tetapi juga ratusan juta rakyat Indonesia di masa kini dan masa depan. Mahasiswa seringkali disebut sebagai unsur perbaikan negara, ya benar adanya kalimat tersebut. Karena ditangan mahasiswa yang nantinya akan masuk ke dunia nyata lah negeri ini bergantung harapan.
Kamu kuliah, kamu termasuk dalam 18% rakyat Indonesia usia 18-23 tahun yang beruntung bisa menikmati bangku di perguruan tinggi. Jumlahnya tidak sampai 4.5 juta saja mahasiswa itu. Maka renungkanlah nasih 78%  rakyat Indonesia lainnya yang
Karena kamu itu mahasiswa, ada kata MAHA di depan siswa. Maha itu identik dengan tidak terbatas dan tidak pernah habis. Perlu di ingat, bahwa penggunaan kata MAHA itu identik dengan sesuatu yang berhubungan dengan Tuhan (e.g Maha Pengasih,dan Maha Penyayang). Menariknya bahasa Inggris nya dari Mahasiswa adalah student, atau terkadang ditambahkan College Student. Bahasa arabnya mahasiswa adalah thulabiy, sama dengan siswa. Mereka tidak menggunakan terminologi Great Student atau AkbaruThulabiy sebagai kata ganti mahasiswa.
Hanya di Indonesia yang menggunakan pola kata seperti ini. Kenapa? Karena ada sebuah harapan khusus bagi mahasiswa Indonesia untuk bisa memiliki karakter seorang MahaSiswa, seorang yang tidak pernah terbatas hasratnya untuk bisa menuntut ilmu.
Dalam sebuah lirik lagu perjuangan kampus yang berjudul “Kampusku”, sang pengubah lagu menuliskan seperti ini;
Berjuta Rakyat Menanti Tanganmu
Mereka Lapar dan Bau Keringat
Kusampaikan Salam Salam Perjuangan
Kami Semua Cinta Indonesia
Tapi kamu juga jangan terlalu Geer dulu dengan segala sanjungan untuk mahasiswa, itu gak sekeren itu kok, kadang malah cuma klise belaka. Saya malah berpikir terlalu banyak pujian untuk seorang yang menyandang label mahasiswa. Padahal jadi mahasiswa gak sekeren itu kok, apa sih mahasiswa? Belajar males, kajian kebangsaan cuek, demo di jalan gak mau, kegiatan pengembangan masyarakat juga gak peduli, bahkan fokus pada kompetensinya saja juga enggan.
Apa sih mahasiswa itu? Cuma mampu mejeng dengan tampang keren, sok bawa mobil ke kampus padahal uang orang tua. Bergaya sana sini, ganti pacar tiap bulan, gak nyimak dosen di kelas, ke kampus dandannya udah seperti mau ke resepsi pernikahan.
Ngapain sih tuh mahasiswa? Selama empat tahun di kampus akhirnya gak aplikasi ilmunya, berpikir gimana ngasih makan dirinya saja, lupa kalau dia di bayarin rakyat saat kuliah, jadi manusia hedon yang lupa kalau masih banyak rakyat yang lapar dan bau keringat.
Ah mahasiswa, apa pentingnya? Cuma bisa kritik keadaan negeri tanpa mau berpikir apa yang bisa ia lakukan untuk negerinya. Hanya ribut diantara mahasiswa, bakar ban dan akhirnya rakyat lagi yang kembali menderita.
HEI KAMU YANG MENGAKU MAHASISWA !
Coba sekarang saya tanya buat kamu yang mau lulus kuliah, buat apa sih kamu kuliah? Abis kuliah mau kemana?
‘ikutin aja kemana angin membawa’
‘yah kita lihat nantilah gimana abis wisuda’
‘mau kerja dulu deh, sambil mikir mau ngapain setelahnya’
Umm. Okey, tidak ada yang salah dengan kalimat-kalimat tersebut. Tetapi kalimat-kalimat ini menandakan masih banyak diantara mahasiswa dan alumni muda yang bahkan tidak tau mau ngapain setelah lulus.
Helloooo
Dimana #panggilanjiwa kamu kawan? Masih belum berjumpakah dengan #panggilanjiwa kamu itu? Atau bahkan kamu tidak berusaha mencarinya?
Sobat,apakah dunia kampus belum cukup untuk kamu dalam mem-#bangunmimpi? Butuh berapa lama lagi untuk kamu agar bisa menemukan dan merencanakan mimpi besar kamu sobat? Atau jangan jangan kamu lebih nyaman dalam ketidakpastian mimpi kamu?
Mereka yang tidak punya mimpi akan terjebak pada kegalauan hidup, dan bila kegalauan hidup menemani mereka maka ketidakpastian akan menjadi sahabat, dan akhirnya berujung pada ketidakjelasan manfaat hidup itu sendiri.
APA KONTRIBUSI KAMU UNTUK NEGERI?
Percuma saja kamu kuliah kalau ternyata pilihan jurusannya bukan yang kamu minati, bohong dengan #panggilanjiwa hanya untuk mengejar titel di kampus negeri saja. Hidup itu bukan sekedar titel kamu di dapat dimana, tetapi kamu mau berbuat apa dengan titel tersebut untuk kebaikan dan kebermanfaatan.
Kamu pikir jadi alumni dari kampus beken itu terjamin masa depannya kawan? Saya justru banyak kenal teman, senior, dan junior saya di kampus yang luntang-luntung gak jelas karena penuh kegalauan dalam menatap masa depan. Mereka tidak membangun karakter diri selama jadi mahasiswa. Akibatnya? Hidup segan, Mati enggan.
Lantas, apa yang bisa dibanggakan ketika setelah lulus hanya menjadi sekrup kapitalis yang menghambakan diri pada uang dan rela ketika sumber daya negeri ini dikeruk untuk kepentingan asing semata. Apa kalian lupa kalau kalian kuliah disubsidi oleh negara? Uang rakyat itu kawan? Hasil pajak mereka yang berharap negeri ini lebih baik.
Buat saya, percuma belajar mati-matian masuk perguruan tinggi kalau ujung-ujungnya hanya memetingkan isi perut belaka dan tidak mampu berkontribusi untuk bangsa. Sayang banget kawan, bila 4-5 atau bahkan 6 tahun kuliah pada akhirnya hanya menjadi perusak negeri, yang serakah atas kebutuhan dunia.
Atau lebih sadis lagi mereka para koruptor yang menghabiskan hidup untuk merusak moral sosial bangsa. Seharusnya mereka mereka inilah yang di klaim oleh Malaysia bukan budaya Indonesia.
Rakyat negeri ini membiayai kamu kuliah bukan hanya untuk mendapatkan IPK Cum Laude atau terancam Cum Laude. Yakin nih yang IPK nya 4.00 itu benar-benar cerdas? Jangan-jangan mereka cuma seorang robot yang jago menyelesaikan soal ujian, tetapi gamang dalam menghadapi soal kehidupan.
Kamu kuliah di kampus teknik, jadilah teknokrat yang visioner. Kuliah di fakultas hukum, jadilah advokat yang adil. Belajar di jurusan ekonomi, maka jadilah ekonom yang bijak. Atau bila kamu kuliah di kampus pertanian, bangunlah negeri ini dengan ilmu pertanian yang kamu miliki, jangan mangkir dari kompetensi dan malah berpikir untuk menjadi bankir.
Kuliah itu mahal kawan, 
Malu lah pakai jaket kuning UNMUL yang katanya keren itu kalau gak peka sama isu sosial masyarakat, hanya mengenal kuliah-kafe-mall saja. Helloo kawan, itu jaket kuning lambang perjuangan, apa kontribusi kamu untuk negara. Kalau kamu sudah berkontribusi untuk negeri, barulah boleh sedikit bangga dengan jaket kuning kamu sobat!
Atau mahasiswa UGM yang terkenal dengan jaket warna karun goni, itu warna kerakyatan, maka segen saya lihat mahasiswa UGM kalau melihat dan memikirkan realita rakyat aja gak mau. Jaket mu itu bukti pengorbanan sobat!
Malu lah gw jadi mahasiswa kalau sepanjang masa kuliahnya gak pernah demo di jalan
Ah capeklah kuliah itu kalau hanya mengejar Nilai tetapi anti sosial, menjadi manusia robot yang bangga jadi sekrup kapitalis.
Buat kamu yang baru lulus SNMPTN atau segala bentuk ujian masuk perguruan tinggi lainnya. Berani janji kontribusi apa selama jadi mahasiswa? Atau udah cukup bangga dengan label mahasiswa?
Masuk jurusan kedokteran kampus beken, tetapi gak mau praktek di daerah terpencil, hanya mau jadi dokter di kota. Hmm percuma deh, di kota di daerah daerah aja masih kekurangan dokter, di kota dokter menumpuk. Hmm mendingan mundur deh.
Ayolah kawan! Kita MAHAsiswa, ada kata Maha di depan siswa, masa masih sama sama aja konsep berpikirnya dengan mereka yang tidak sekolah. Malu la kita sama tukang bakso yang bisa punya 3 pegawai, mereka yang tidak kuliah aja bisa ngasih makan orang lain, lah mahasiswa? Bangun Idealisme itu kawan, sejak mahasiswa, kesempatan terakhir untuk membangun idealisme itu ada di kampus. Setelah lulus, kalian akan menikmati dunia nyata yang sangat kejam dan pragmatis.
Hidup itu bukan hanya tentang duit, duit, dan DUIT.
Mahasiswa itu #beda!
Yuk kita bangun konsep berpikir yang dewasa. Jangan bangga ke kampus pakai mobil orang tua untuk mejeng sana sini dan tidak peduli dengan lingkungan sekitar, manja dalam belajar serta lemah karakter. Percuma nanti di hari wisuda, para alumni itu hanya menambah daftar pengangguran negeri ini, buat apa kamu kuliah sobat?
Sobat, mari kita maknai dengan #bijak kenapa kita harus kuliah. Ini bukan hanya sekedar mengikuti kebiasaan banyak orang. Tetapi ini tentang upaya membuat diri kita lebih mampu berkontribusi untuk pembangunan bangsa.
Sobat, kamu mau berkontribusi apa selama kuliah?